Lain Lain

Callum Wilson Menjadi Pemain Yang Paling Banyak Dibeli

Beberapa penyerang mainstream tidak akan bermain di blank gameweek 31 yang hanya akan memainkan lima pertandingan ini. Setidaknya dari angka kepemilikan, empat penyerang yang paling banyak dimiliki manajer FPL tak akan bermain di GW31, yaitu Sergio Agüero (kepemilikan 37.7%), Raúl Jiménez (30.7%), Marcus Rashford (27.4%), dan Pierre-Emerick Aubameyang (17.9%). Baru satu nama di bawah mereka, Roberto Firmino (16.1%), yang diperkirakan akan bermain.

Pada kala postingan ini dibuat, Callum Wilson (Bournemouth, £6.4) jadi pemain yang paling banyak dibeli oleh manajer FPL bersama lebih dari 200.000, supaya kepemilikannya udah capai 15.4%, jadi penyerang paling mainstream keenam. Wilson yang baru saja kembali bermain, sebetulnya udah berhasil mencetak satu gol terhadap GW30 lalu. Namun kita tak memasukkan Wilson ke di dalam pemain unggulan gara-gara dia belum punyai statistik menjanjikan (yah, namanya termasuk baru main lagi). Itu mengakibatkan kita berpaling ke Gonzalo Higuaín (Chelsea, £9.6).

Higuaín sendiri statusnya tengah “75%”. Namun kita yakin dia udah akan kembali sehat disaat Chelsea menghadapi tuan tempat tinggal Everton di GW31. Higuaín berhasil mencatatkan 15 tembakan (terbaik keempat dari seluruh pemain) yang 11 di antaranya dari di dalam kotak penalti (terbaik keenam) di dalam empat gameweek terakhir. Pada rentang kala serupa Everton sebetulnya hanya kemasukan tiga gol, tetapi mereka udah mencatatkan 4 error (terbanyak bersama Tottenham Hotspur dan Fulham) bersama satu di antaranya jadi gol.

Selanjutnya menurut menang judi bola ratusan juta dibayar, tersedia penyerang terbanyak kedua dibeli menjelang GW31 (lebih dari 123.000 manajer membelinya), yaitu Jamie Vardy (Leicester, £9.0). Dalam empat gameweek terakhir Vardy berhasil mencetak 4 gol dari 10 tembakan. Bukan hanya menembak, Vardy termasuk piawai di dalam menciptakan kesempatan (5) dan kondisi satu lawan satu (4 kali, terbaik keenam dari seluruh pemain).

Leicester City akan bertamu ke kandang Burnley di GW31. Terakhir kali Burnley bermain di kandang, mereka kalah 1-3 dari Crystal Palace. Dalam empat gameweek terakhir termasuk Burnley udah kebobolan 10 kali (terburuk bersama Fulham, Watford, dan Cardiff City), ditembak 63 kali (terburuk ketiga), dan terima kondisi satu lawan satu sebanyak 10 kali (terburuk keempat). Mereka termasuk total terima kesempatan dari kiri sebanyak 25 (terbanyak) dan dari kanan 18 kali (terbanyak kedua); kebetulan Vardy sering mondar-mandir dari sayap ke sayap jikalau memerhatikan heat map-nya dari rentang kala serupa.

Sama seperti Vardy, Ashley Barnes (Burnley, £5.7) termasuk mencatatkan 10 tembakan di dalam empat gameweek terakhir. Bedanya dia hanya berhasil mencetak 2 gol yang berasal dari dua shot on target pula. Vardy dan Barnes akan saling berhadapan di GW31. Keduanya punyai keahlian di dalam mengendus kesempatan di di dalam kotak penalti. Barnes udah mencatatkan 13 sentuhan di di dalam kotak penalti lawan, tidak cukup enam dari statistik serupa punya Vardy.

Jika memandang statistik tembakan, Leicester sebetulnya hanya ditembak 34 kali bersama 16 di antaranya pas sasaran. Namun The Foxes udah kebobolan 8 kali (terburuk kelima) dari empat gameweek terakhir. Mereka termasuk udah lama tak pernah capai nirbobol, yaitu terakhir terhadap GW21, jauh sebelum saat Brendan Rodgers masih menanggulangi Celtic.